Indonesia Prime Ministe

manfaat detoksinasi dalam tubuh anda

Seperti yang kita ketahui, beberapa negara mempunyai seorang Perdana Menteri atau Prime Minister sebagai kepala pemerintahannya, beberapa kali ditemui di internet pertanyaan tentang siapakah perdana menteri Indonesia atau Indonesia Prime Minister sekarang, tentunya hal ini sangat menarik untuk kita bahas untuk sekedar berbagai informasi dan menambah pengetahuan sejarah tentang pemerintahan di Indonesia.

Indonesia sudah tidak memiliki seorang Prime Minister sebagai kepala pemerintahan sejak tahun 1959 , Indonesia hanya mempunyai posisi perdana menteri sebagai pemegang kepala pemerintahan dari tahun 1945 sampai dengan tahun 1966, dalam jangka waktu tersebut, perdana menteri membawahi kabinet Indonesia, yang merupakan satu dari ketiga pemerintahan yang dimiliki Indonesia selain komite nasional indonesia dan Presiden sendiri.

 Pada tahun 1945, Konstitusi Indonesia mengemukakan bahwa negara ini dibentuk menggunakan sistem yang presidential, jadi kepala negara dan kepala pemerintahan ada di tangan presiden, sehingga tidak lagi memerlukan posisi seorang perdana menteri, akan tetapi mulai tahun 1945, indonesia memutuskan untuk memilih seorang perdana menteri untuk memimpin kabinet, perdana menteri dipilih oleh presiden dan mendapatkan tugas untuk mengepalai tugas-tugas rutin pemerintahan dan memimpin kabinet langsung dibawah presiden dan wakil presiden. Atau dengan kata lain, perdana menteri memimpin Komite Nasional Indonesia Pusat dan harus berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan-keputusan penting, dan apabila perdana menteri mempunyai masalah dengan KNIP atau malah mempunyai konflik dengan Presiden , maka perdana menteri akan diganti.

Indonesia Prime Minister yang pertama adalah Sutan Sjahrir, dia bertugas untuk menjalankan tugas sebagai seorang perdana menteri selama dua tahun, yaitu mulai dari tahun 1945 sampai dengan 1947, sementara perdana menteri kedua yaitu Amir Sjarifoeddin yang menjalankan tugasnya dari tahun 1947 sampai dengan 1948, setelah itu berturut-turut Mohammad Hatta yang menjabat dari tahun 1948 sampai dengan 1950, lalu ada Abdul Halim dari januari 1950 sampai dengan september di tahun yang sama, Muhammad Natsir yang menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 1950 sampai 1951, Soekiman Wirjosandjojo dari tahun 1951 sampai denggan 1952, Wilopo dai tahun 1952 sampai 1953, Ali Sastroamidjojo menjabat dari 1953 sampai 1955, Burhanuddin Harahap dari tahun 1955 – 1956, kemudian pada tahun 1956 Ali Sastroamidjojo kembali dipilih menjadi perdana menteri sampai dengan tahun 1957 sebelum akhirnya diganti oleh Djuanda Kartawidjaja pada tahun 1957, dan yang terakhir Soekarno yang mengeluarkan Dekrit Presiden dan menyatakan dia yang akan menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan sampai dengan adanya deklarasi dan lengsernya Soekarno sebagai presiden pada tahun 1966.

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.