Wakil Presiden Indonesia Prof.Dr.H.Boediono,M.Ec

manfaat detoksinasi dalam tubuh anda

Prof.Dr.H.Boediono,M.Ec merupakan wakil presiden Indonesia saat sekarang ini bersama presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mana masa jabatan pemerintahannya akan berakhir pada tahun 2014 nanti. Prof.Dr.H.Boediono,M.Ec lahir di Blitar,Jawa Timur pada tanggal 25 Februari 1943.Beliau terpilih menjadi wakil presiden Indonesia bersama pasangannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan presiden 2009.Sebelum beliau menjadi wakil presiden Indonesia,beliau pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Menteri Keuangan,dan Direktur Bank Indonesia dan untuk saat sekarang ini beliau juga mengajar di Universitas Gajah Mada untuk Fakultas Ekonomi dan sebagai guru besar di Universitas tersebut.

Prof.Dr.H.Boediono,M.Ec yang di kenal sebagai sosok yang sedikit bicara dan banyak bekerja,kepribadian yang sederhana dan pembawaan yang tenang dengan senyuman yang khas tersebut membuktikan bahwa beliau tersebut piawai dalam menjalankan tugas yang pernah di laluinya.Hal yang tertanam pada dirinya tersebut mungkin yang menjadi daya tarik presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk merekrutnya jadi wakil presiden Indonesia untuk masa jabatan 2009 hingga 2014.

Beliau untuk pertama kalinya menjadi menteri pada tahun 1998 sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional pada Kabinet Reformasi Pembangunan yang pada waktu itu pemerintahan dipegang oleh Presiden BJ Habibie.Kemudian pada masa peralihan kepemimpinan presiden Bj Habibie kepada presiden Abdurrahman Wahid (GusDur) posisi beliau digantikan oleh Kwik Kian Gie.Dan pada tahun 2001 dalam KabinetGotong Royong pada masa kepemimpinan presiden Megawati Soekarnoputri ia kembali menjadi menteri menggantikan Menteri Keuangan Rizal Ramli.Dan semenjak beliau menjadi Menteri Keuangan,beliau berhasil membawa Indonesia keluar dari bantuan Dana Moneter Internasional dansekaligus mengakhiri kierjasama dengan lembaga tersebut.

Karena beliau sudah sering berganti ke berbagai posisi,namun beliau tetap menyukai dunia pendidikan yang menjadi cinta pertamanya.Terutama untuk mengajar dan menulis,beliau sering menyempatkan diri untuk melakuakan sebuah dialog khusus dengan para pelajar maupun generasi muda lainnya.Beliau selalu menitipkan pesan bahwa generasi muda harus mampu tumbuh dan berkembang untuk menjadi pemimpin masa depan yang lebih berkarakter,berintegrasi dan cinta terhadap tanah air.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.